, ,

Bupati Zadrak Tombeg Minta Masyarakat Toraja Maafkan Pandji

by -874 Views
cek disini

News Rantepao Bupati Tana Toraja, Drs. Zadrak Tombeg, M.Si, angkat bicara terkait pernyataan konten kreator Pandji Pragiwaksono yang belakangan menuai reaksi keras dari masyarakat Toraja. Dalam pernyataannya, Zadrak mengimbau seluruh warga Toraja untuk tetap tenang dan memaafkan Pandji atas ucapannya yang dianggap menyinggung budaya dan identitas Toraja.

Profil Zadrak Tombeg Bupati Terpilih Tana Toraja di Pilkada 2024 -  Tribun-timur.com
Bupati Zadrak Tombeg Minta Masyarakat Toraja Maafkan Pandji

Imbauan untuk Menahan Diri

Dalam konferensi pers di Kantor Bupati Tana Toraja, Jumat (8/11/2025), Bupati Zadrak menyampaikan bahwa dirinya memahami kekecewaan masyarakat atas pernyataan Pandji yang dinilai tidak menghormati kearifan lokal. Namun, ia menegaskan pentingnya merespons persoalan ini dengan kepala dingin dan semangat kedamaian.

Baca Juga : Unik, Zadrak Tombeg dan Pejabat Tana Toraja Berpakaian Adat saat Pelantikan

“Saya mengajak seluruh masyarakat Toraja untuk menahan diri dan tidak terpancing emosi. Kita bangsa yang beradab, dan budaya Toraja adalah budaya yang menjunjung tinggi nilai toleransi dan pengampunan,” ujar Zadrak.

Ia menambahkan, sikap memaafkan tidak berarti melupakan, tetapi menjadi cara untuk menunjukkan kedewasaan masyarakat Toraja dalam menyikapi perbedaan dan kesalahpahaman.

Sikap Pemkab Tana Toraja

Zadrak juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tana Toraja akan tetap menjaga kehormatan budaya dan adat istiadat Toraja melalui langkah-langkah edukatif dan kultural, bukan dengan tindakan reaktif.

“Kami telah berkomunikasi dengan tokoh adat dan lembaga kebudayaan untuk menyampaikan pesan damai. Kita jadikan ini sebagai momentum memperkuat identitas budaya Toraja,” katanya.

Pemkab juga berencana mengundang sejumlah tokoh nasional untuk berdialog mengenai pentingnya sensitivitas budaya dalam ruang publik dan media sosial.

Reaksi Masyarakat dan Tokoh Adat

Sejumlah tokoh adat dan pemuda Toraja sebelumnya menyayangkan pernyataan Pandji yang dinilai kurang sensitif terhadap simbol dan nilai-nilai masyarakat adat. Meski begitu, mereka mengapresiasi ajakan Bupati untuk tidak memperpanjang polemik.

Ketua Lembaga Adat Toraja, Yohanes Palimbong, menyebut langkah Bupati sebagai contoh kepemimpinan yang menyejukkan.

“Sikap Bupati sangat bijak. Kami berharap Pandji juga menunjukkan itikad baik dengan meminta maaf secara terbuka,” ujarnya.

Momentum untuk Edukasi Publik

Bupati Zadrak berharap peristiwa ini menjadi pelajaran bagi publik, khususnya para konten kreator, agar lebih berhati-hati dalam membahas hal-hal yang berkaitan dengan budaya dan identitas daerah.

“Kita jadikan kejadian ini sebagai pengingat bahwa setiap budaya di Indonesia memiliki kehormatan yang harus dijaga. Mari kita saling menghormati,” tutup Zadrak.

tokopedia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.